Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Georg G. Iggers, Historiography in the Twentieth Century: From Scientific Objectivity to the Postmodern Challenge

  Review Chapter 1, Classical Historicism as a Model for Historical Scholarship, hlm 23-30.  Buku: Georg G. Iggers, Historiography in the Twentieth Century: From Scientific Objectivity to the Postmodern Challenge (Wesleyan University Press, 1997). 1. Ringkasan Isi Bab Pada awal abad ke-19, dunia Barat menyaksikan transformasi besar dalam cara sejarah diteliti, ditulis, dan diajarkan. Iggers menjelaskan bahwa sebelum periode ini, penulisan sejarah didominasi oleh dua tradisi: yang bercorak antiquarian-ilmiah [1] dan yang bercorak sastra. Keduanya kemudian dipadukan dalam disiplin sejarah modern yang berpusat di universitas-universitas Jerman, terutama Universitas Berlin yang lahir dari reformasi Wilhelm von Humboldt. Tokoh sentral dalam bab ini adalah Leopold von Ranke , yang mengusung sejarah sebagai disiplin ilmiah berbasis penelitian arsip dan kritik filologis. Ranke menekankan objektivitas sejarah dengan semboyan terkenalnya, “menunjukkan bagaimana sesuatu bena...